6 Jenis Subsektor Ekonomi Kreatif dan Penjelasannya Lengkap

6 Jenis Subsektor Ekonomi Kreatif dan Penjelasannya Lengkap

Industri kreatif adalah salah satu jenis industri yang berkaitan dengan kreativitas dan inovasi dari individu/kelompok. Maka, subsektor ekonomi kreatif pun jenisnya bervariasi banget dan terdiri dari banyak pilihan, dengan jumlah peminat yang kebilang banyak banget.

Itulah sebabnya, perkembangan subsektor ekonomi ini di Indonesia sangat pesat. Salah satu tujuan industri kreatif ini yaitu untuk memberikan kontribusi di bidang ekonomi dengan cara yang lebih signifikan. Makanya industri kreatif dengan perekonomian di Indonesia saling berkesinambungan.

Jenis-jenis Subsektor Ekonomi Kreatif yang Ada di Indonesia

Nah, sekarang mari kita bahas lebih lengkap tentang jenis-jenis dari subsektor ekonomi dalam industri kreatif seperti di bawah ini:

  • Aplikasi dan Pengembang Permainan

Penetrasi pemanfaatan gadget yang terus meningkat tentunya dipengaruhi oleh aplikasi yang ada di dalamnya. Banyak orang yang sudah fasih memakai berbagai jenis aplikasi, khususnya yang berkaitan dengan bidang musik, permainan, media sosial, bisnis dan sebagainya.

Berbagai jenis aplikasi itu dibuat desainnya yang sederhana dan mudah digunakan oleh para pengguna gadget. Itulah mengapa subsektor aplikasi dan pengembang permainan ini berpotensi besar.

Tapi walaupun begitu, masih ada aja tantangan yang harus dihadapi oleh subsektor ini, seperti misalnya SDM yang kurang memadai. Jumlah investor di industri ini masih kurang sehingga ekosistem subsektornya belum bisa dibangun dengan lebih maksimal.

  • Arsitektur

Peran arsitektur yang ada di Indonesia juga sangat penting loh. Apalagi di bidang budaya, karena beraneka ragamnya arsitektur lokal dan daerah memperlihatkan karakter dari bangsa Indonesia yang jenis budayanya variatif banget.

Bidang arsitektur ini juga menjadi subsektor yang layak dikelola dengan lebih serius, karena potensinya yang cukup besar. Salah satu tantangan yang harus dihadapi dalam subsektor arsitektur ini adalah jumlah para arsitek di Indonesia yang masih kebilang kurang.

Ditambah lagi dengan banyaknya orang Indonesia yang lebih memilih jasa arsitek asing dibanding lokal dalam hal pembangunan. Makanya banyak arsitek lokal saat ini yang memunculkan inovasi baru yang berkarakter budaya dan kearifan secara lokal.

  • Desain Interior

Perkembangan subsektor dalam bidang desain interior juga mengalami kemajuan pesat. Estetika ruangan dalam hal interior saat ini sudah diapresiasi dengan lebih baik oleh masyarakat. Pemakaian jasa interior pun jadi lebih meningkat karena bidang ini sangat menjanjikan.

Hal ini jadi momentum yang positif untuk subsektor desain interior yang tak boleh disia-siakan. Kemunculan bangunan sekolah, kantor, dan juga asosiasi desain interior memperlihatkan semangat dari subsektor ini yang terus berkembang di pasar nasional.

Kalau subsektor ini terus dikembangkan, hal itu bisa memperlihatkan identitas bangsa Indonesia di mata dunia.

  • Desain Komunikasi Visual

Subsektor DKV juga punya peran yang penting untuk mendukung pertumbuhan bisnis bagi pihak-pihak tertentu seperti pengusaha, perusahaan swasta, pemilik merek, dan sebagainya.

Potensi pasar DKV ini juga sangat menjanjikan, dan banyak pelaku DKV lokal yang semakin paham dengan situasi pasar, pengetahuan serta nilai lokal dengan lebih baik. Meningkatkan kesadaran tentang pentingnya bidang desain, juga akan meningkatkan potensi di dalamnya.

Sayangnya, banyak desainer yang dihargai dengan nilai yang kurang layak. Sedangkan mereka memerlukan proses yang panjang dalam mengolah desain, memikirkan filosofi, memiliki makna, dan menghasilkan suatu produk jadi.

  • Desain Produk

Masih di bidang desain, proses kreasi dari sebuah produk yang menggabungkan unsur fungsi dengan estetika yang bermanfaat dan bernilai untuk masyarakat disebut dengan desain produk. Tren dari subsektor ini juga cukup positif dan berpotensi besar.

Dilihat dari populasi penduduk yang memiliki masyarakat dengan usia yang produktif dalam jumlah banyak, membuat interaksi antara pelaku industri dengan pasar juga semakin besar. Apalagi masyarakat Indonesia juga sangat berapresiasi pada produk-produk yang berkualitas.

Namun, para desainer produk yang ada di Indonesia mampu menggali desain yang berbasis kearifan lokal, dan beraneka ragam budaya Indonesia yang kaya di setiap karyanya.

  • Fashion

Perubahan dalam bidang fashion selalu terjadi dalam waktu cepat. Cuma dalam hitungan bulan aja, model-model fashion terbaru selalu muncul. Hal itu tak lepas dari produktivitas desainer yang sangat inovatif, khususnya dalam merancang baju dengan model-model paling baru.

Ditambah dengan kemunculan generasi muda yang kreatif dan antusias di dalam dunia fashion ini. Masyarakat Indonesia juga sudah makin cerdas dan punya selera tinggi dalam memilih fashion terbaik.

Tapi masih banyak juga tantangan yang harus dihadapi subsektor fashion ini. Misalnya, fashion lokal di Indonesia yang masih dianaktirikan karena pasar selalu memprioritaskan produk impor. Itulah sebabnya, fashion lokal minim tempat dan kurang berkembang.

Dari sekian jenis subsektor ekonomi kreatif di atas, bisa disimpulkan bahwa ternyata masih banyak yang harus dibenahi dalam masing-masing subsektor itu walaupun perkembangannya kebilang pesat ya. Industri kreatif di Indonesia masih harus ditingkatkan dengan mengedepankan produk lokal.

SumberĀ  : https://www.kemenparekraf.go.id/