Alasan Perusahaan Melakukan Merger

Alasan Perusahaan Melakukan Merger

Alasan Perusahaan Melakukan Merger

Umumnya, merger bertujuan untuk menghasilkan sinergi atau nilai tambah. Keputusan penggabungan harus dua ditambah dua sama dengan lima. Nilai tambah yang terlibat berjangka lebih panjang daripada nilai tambah sementara. Oleh karena itu, apakah ada sinergi dalam merger tidak dapat ditentukan segera setelah merger; itu berlangsung lama. Sinergi yang dihasilkan dari penggabungan usaha dapat berupa fluktuasi skala ekonomi dan sinergi keuangan dalam bentuk peningkatan modal. Ada beberapa alasan mengapa perusahaan melakukan merger melalui merger, yaitu:

1. Pertumbuhan atau diversifikasi

Perusahaan yang menginginkan pertumbuhan pesat dalam hal ukuran, pasar saham atau diversifikasi usaha dapat melakukan merger dan akuisisi. Perusahaan tidak menanggung risiko produk baru. Ketika perusahaan berekspansi melalui merger dan akuisisi, hal itu dapat mengurangi atau mengurangi persaingan.

 

2. Sinergi

Sinergi dapat dicapai jika merger menciptakan skala ekonomi. Skala ekonomi muncul karena kombinasi overhead meningkatkan pendapatan, yang lebih besar dari total pendapatan perusahaan jika tidak digabungkan. Sinergi terlihat ketika perusahaan yang bergabung melakukan hal yang sama karena fungsi yang berlebihan dan tenaga kerja dapat dihilangkan.

 

3. Meningkatkan Dana

Banyak perusahaan tidak bisa mendapatkan pendanaan untuk ekspansi internal, tetapi pendanaan untuk ekspansi eksternal bisa. Perusahaan-perusahaan ini bergabung dengan perusahaan-perusahaan dengan tingkat likuiditas yang tinggi, yang mengarah pada peningkatan kelayakan kredit perusahaan dan penurunan kewajiban keuangan. Dengan cara ini, dana dapat ditingkatkan dengan biaya rendah.

 

4. Penambahan Keterampilan Manajemen atau Teknologi

Beberapa perusahaan mungkin tidak berkinerja baik karena kurangnya efisiensi manajemen atau kurangnya teknologi. Perusahaan yang tidak dapat mengefektifkan manajemennya dan tidak mampu mengembangkan teknologinya dapat bergabung dengan perusahaan yang memiliki manajemen ahli atau teknologi.

 

5. Pertimbangan Pajak

Perusahaan mungkin menghadapi rugi pajak untuk 20 tahun ke depan atau sampai rugi pajak dipulihkan. Perusahaan yang rugi pajak dapat melakukan akuisisi dengan perusahaan yang memperoleh laba untuk memanfaatkan rugi pajak. Dalam hal ini, perusahaan pengakuisisi meningkatkan laba bersama setelah pajak dengan mengurangi laba kena pajak dari perusahaan yang diakuisisi. Namun, penggabungan tersebut tidak hanya karena manfaat pajak, tetapi didasarkan pada tujuan memaksimalkan kesejahteraan pemilik.

 

6. Peningkatan Likuiditas Pemilik

Merger antar perusahaan memungkinkan perusahaan memiliki likuiditas yang lebih besar. Seiring pertumbuhan perusahaan, pasar saham melebar dan lebih mudah untuk memperoleh saham, membuatnya lebih likuid daripada perusahaan kecil.

 

7. Lindungi Diri Anda dari Pengambilalihan

Inilah yang terjadi ketika sebuah bisnis ditargetkan oleh pengambilalihan yang tidak bersahabat. Usaha suatu perusahaan untuk mengambil alih perusahaan lain dan membiayai pengambilalihan tersebut dengan modal dari luar. Akibat beban utang ini, kewajiban perusahaan terlalu tinggi untuk ditanggung oleh perusahaan yang berkepentingan (Gitman, 2003, p.714-716). Sumber Rangkuman Terlengkap : https://www.seputarilmu.com/