Berikut Anjuran Nabi Muhamad SAW Pada Kelahiran Anak

Berikut-Anjuran-Nabi Muhamad SAW Pada Kelahiran Anak

Kelahiran seorang anak di dalam sebuah pernikahan merupakan suatu hal yang sangat diimpi-impikan oleh setiap pasangan suami istri. Kehadiran seorang anak dalam sebuah pernikahan dapat menjadi sumber kebahagiaan bagi kedua orang tuanya. Seorang anak akan menjadi tumpuan  harapan dan do’a orang tua agar tumbuh menjadi pribadi yang sholehda solehah. Nah di balik itu semu ada amanah dan tanggung jawab yang harus kalian jaga dan jalankan oleh mereka. Kalian sebagai orang tua juga harus mengetahui apa yang harus dilakukan saat akan menyambut kelahiran sang anak.

Selanjutnya ad beberapa suanah  yang sangat dianjurkan dilakukan oleh Rasulullah SAW saat menyambut kelahiran anak. Diantaranya memberi kabar gembira terkait kelahirananak tersebut. . Allah berfirman, “Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedangkan ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (ia berkata): ‘Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya’.”

Selanjutnya, kepada bayi yang baru lahir dianjurkan untuk memperdengarkan adzan dan iqamah pada kedua telinganya. Hal ini disebut dalam salah satu hadist, “Barangsiapa yang melahirkan seorang anak, lalu mengumandangkan adzan pada telinga kirinya, maka dia tidak akan dicelakakan oleh Ummu Shibyan.” Dengan memperdengarkan lantunan suara adzan diharap dapat menanamkan benih keimanan dalam hati bayi sejak kecil.

Ketika buah hati telah lahir, seorang ayah hendaknya mentahnik si bayi dengan buah kurma. Tahnik adalah mengunyah kurma sampai hancur lalu kurma tersebut diletakkan pada langit-langit mulut sang bayi. Dalam hadist riwayat Al-Bukhari disebut dari Abi Musa, “Anakku telah lahir lalu aku membawanya kepada Rasulllah. Kemudian beliau menamakannya Ibrahim dan mentahnik mulutnya dengan sebutir kurma, lalu mendoakannya agar mendapat barakah, kemudian mengembalikannya kepadaku.”

Yang digunakan untuk mentahnik adalah tamer atau kurma kering. Jika tidak ada, orang tua bisa menggunakan kurma basah yang baru dipanen, atau madu. Kurma disebut bagus karena memaliki kandungan glukosa atau gula yang baik dan bagus untuk kesehatan bayi. Mentahnik bayi dengan kurma dapat memperkuat otot-otot mulut bayi sehingga bayi akan kuat menyusu dan ASI menjadi lancar dan berlimpah.

Salah satu bentuk dari rasa syukur juga tanggung jawab dalam membesarkan anak adalah dengan menyiapkan dan memberi nama yang terbaik bagi buah hati. Orang tua hendaknya memberikan nama yang baik yang menjadi doa dan identitas bagi si anak hingga ia dewasa. Penting bagi orang tua untuk memberikan nama dengan memperhatikan makna yang ada. Dari Abu Dawud, ia berkata bahwa Rasululullah SAW bersabda, “Sesungguhnya kalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan menggunakan nama-nama kalian dan dengan nama-nama bapak kalian, maka baguskanlah nama-nama kalian.” Nama-nama yang dianjurkan diberikan adalah nama-nama malaikat, para Nabi, serta nama lain yang memiliki arti yang bagus. Dari HR Muslim disebut, “Dulu mereka memberi nama dengan nama-nama para Nabi mereka dan orang-orang shaleh dari kaum sebelum mereka.”

Selanjutnya melaksanakan aqiqah dan mencukur rambut bayi. Untuk pelaksanaan aqiqah sendiri dilaksanakan sebagai tanda syukur kepada Allah SWT atas kelahiran seorang anak  yang sehat saat lahir kedunia ini .Biasanya untuk melaksanakan aqiqah  kita diharuskan untuk memotong hewan yang akan dikurbankan seperti kambing ataupun domba .
. Nabi SAW bersabda, “Setiap anak yang baru lahir tergadai dengan aqiqahnya, (sampai) disembelihkan (aqiqah) itu untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya dan diberi nama.” Waktu pelaksanaan aqiqah yang paling utama adalah pada hari ketujuh, empat belas, dan dua puluh satu dari hari kelahirannya. Jika lebih dari itu, maka tidak termasuk sisi keutaman namun tidak masalah.

Namun jika kalian sedang kesulitan dalam memotong atau mengolah daging kambingatau domba sendiri  kalian bisa memesan jasa untuk catering aqiqah ,misalnya saja untuk jasa catering aqiqah yang terdekat di daerah Jawa Tengah kalian bisa ke Aqiqah Cilacap . Dengan itu kalian bisa dengan mudah saat akan melaksanakan acara   aqiqahan untuk anak kalian.

Untuk masalah mencukur rambut bayi yang baru lahir, disunnahkan untuk mencukur seluruh rambut yang ada di kepala, bukan hanya sebagiannya saja. Disunnahkan setelah mencukur rambut adalah memberi wewangian dan mengusapkannya pada kepala bayi. Rambut yang dicukur tadi kemudian ditimbang dan hasilnya disetarakan dengan perak yang kemudian disedekahkan untuk fakir miskin. Rasulullah berpesan pada Fathimah, “Cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak seberat rambutnya kepada orang-orang miskin.”

Nah itu dia beberapa anjuran yang bisa kita lakukan dari Rasulullah SAW. Dan dengan melaksanakan anjuran tersebut kita bisa mendapatkan pahala .Semoga bermanfaat .